Solari Latih Real Madrid, Fans Harap Dapat Kembalikan Kejayaan

Solari-Latih-Real-Madrid,-Fans-Harap-Dapat-Kembalikan-Kejayaan

Usai memecat Julien Lopetegui dari kursi kepelatihan, petinggi klub langsung bergerak cepat mencari penggantinya. Dan Solari Latih Real Madrid untuk jangka waktu yang sangat lama. Bahkan para fans juga berharap dirinya mampu memberikan gelar juara.

Lewat lama resminya, Madrid menyebut bahwa usai menggelar rapat jajaran direksi memutuskan bahwa Solari mendapatkan kontrak selama tiga musim ke depan alias hingga 30 Juni 2021 mendantang. Hal ini sekaligus menjawab teka-teki soal posisi dua pekan masa dirinya menjadi pelatih semntara alias carekteker habus per awal pekan.

Solari latih Real Madrid dan ini dia yang membuatnya terpilih selama tiga tahun ke depan.

Prestasi Solari

Usai memecat Julien Lopetegui dua pekan lalu, Solari Latih Real Madrid. Sebelumnya dirinya menjabat sebagai pelatih kepala sa;ah satu klub raksasa Spanyol tersebut usai sebelumnya sebagai caretaker alias pelatih semantara tim.

Solari pun menunjukan prestasi impresif dengan membawa Madrid eraih kempat kemenagan beruntun, dimana masing-masing melawan Melila, Real Valladolid, Viktoria Lzen dan yang terbaru ini adalah Celta Vigo yang nota bene tim kuda hitam di La Liga.

Petinggi klub un terkesan dengan pengaruh yang diberikanya kepada tim selama dua pekan dirinya bertugas. Prestasi Solari memang membuatnya mencatat debut terbaik sebagai pelatih Madrid dalam 116 tahun.

Kebijakan Solari

Selain itu, selama Solari Latih Real Madrid semetara waktu lantaran dirinya membuat kebijakan baru yang dilakukan sejak masa kepemimpinannya sebagai entrenador tetap Los Merengues. Solari memberikan kesempatan kepada bintang mudanya Vinicius Junior, yang mana hal ini tak dilakukan Lopetegui.

Hal lainnya yakni dirinya juga berperan mengembalikan kemampuan terbaik pemain seperti Alvaro Odrizola, Dabi Ceballos hingga Sergio Reguilon. Kini dirinya juga menetapkan Thibaut Courtois sebagai kiper nomor satu Madrid dimana menggeser posisi Keylor Navas. Di era Lopetegui, keduanya dimainkan secara bergantian.

Solari Lama di Real Madrid

Di angkatnya Solari lantaran dirinya sebelumnya merupakan pelatih Real Madrid Castilla. Dimana hal ini jelas sama seperti yang di alami oleh Zinedine Zidane. Dengan catatan itulah maka Solari latih real madrid dengan jangka waktu yang lama.

Barcelona Berpeluang Raih Tiga Gelar Musim Ini

Barcelona-Berpeluang-Raih-Tiga-Gelar-Musim-Ini-4

Barcelona termasuk salah satau klub yang pernah meraih treble atau tiga gelar dalam satu musim kompetisi. Bahkan, mereka saat ini menjadi satu-satunya klub yang bisa meraih treble sebanyak dua kali. Itu dilakukan saat Barca dilatih Josep Guardiola di musim 2008-2009. Total kala itu raih 6 gelar.

Gelar treble di  ulangi pada era Luis Enqrique Dimana El Barca meraih 5 gelar musim itu termasuk treble Liga Champions, La Liga dan Piala Raja. Sejak 2014-2015 mereka selalu gagal melaju lebih dari perempat final di ajang tersebut.

Ini beberapa alasan mengapa Barcelona bisa kembali seperti empat tahun lalu.

Punya kedalaman skuat

Barcelona-Berpeluang-Raih-Tiga-Gelar-Musim-Ini-1

 

Kurang dalamnya skuad yang dimiliki menjadi salah satu alasan mengapa Barcelona selalu jeblok di Liga Champions pada tiga musim terakhir. Musim ini, mereka memiliki kedalam skuad yang dibutuhkan. Tengok saja lini tengah mereka dimana terdapat pemai  berkualitas seperti Ivan Rakitic, Sergio Busquets. Arthur Melo, Arturo Vidal, Rafinha, Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele.

Kalau salah satu dari Ivan Rakitic, Buseust dan Arthur absen maka mereka masih mempunyai amunisi lainnya. Lini depan pun juga demikian. Dimana benar-benar sangat luar biasa. Bahkan menjadi salah satu yang terbaik di kompetisi La Liga.

Barca terbukti masih bisa menang tanpa Messi di empat pertandingan terakhir. Itu semua karena The Catala masih punya pemain berkualitas seperti Rafinha, Ousmane Dembele, Munir El Hadadi dan Malcom yang bisa dirotasi di lini depan menemani Luis Suarez. Ini asalah satu faktor yang cukup membantu.

Lini Tengah Kembali Hidup

Barcelona-Berpeluang-Raih-Tiga-Gelar-Musim-Ini-2

 

Pada tiga musim terakhir lini tengah Barceloan adem ayem. Meski ada Andres Iniesta, tetapi usia gelandang Barcelona yang pensiun akhir musim lalu seperti jai kendala untuk tampil maksimal. Mereka rindu sosok lini tengah seperti di era Xavi Hernandez. Musim ini Barcelona mendapatkan sosok lini tengah yang cerdik seperti Arthur Melo.

Dimana geladang kreatif a sal Brasil tersebut punya gaya bermain yang mirip dengan Xavi Hernandez. Dia pandai memberi umpan dan efektif melakukan pergerakan. Bersa,a Busquets dan Ivan Raktic, Arthur membentuk trio lini tengah yang mempuni.

Mulai Tak Bergantung Pada Messi

Barcelona-Berpeluang-Raih-Tiga-Gelar-Musim-Ini-3

Barcelona perlahan-lahan sudah tak berganting kepada Lionel Messi. Ya, mereka akhirnya bisa melepas ketergantungan terhadap Messi dan itu baru terjadi musim ini. Lihat saja permainan Barca saat mengalahkan Real Madrid 5-1 di laga El Clasico lalu.

Peran Messi sebagai pencetak gol utama bisa digantikan rekan setimnya Luis Suarez. Kini mereka pun berhasul melanjutkan tren bagus dimana dengan tak terkalahkan hingga hasil imbang 1-1 melawan Inter Milan di tengah pekan kemarin. Tanpa Messi, mereka sudah tampil bagus. Dengan Messi, mereka pasti bakal lebih menggila.

Kehebatan Messi tak hanya mencetak gol. Dia juga handal saat memberikan assist untuk rekan setimnya dan maka itu dengan atau tanpa Messi, Barcelona kini tetap berbahaya. Bahkan mereka di musim ini saja sudah menempatkan satu kakinya dengan keluar sebagai juara grup. Hal itu di dapat usai mereka berhasil meraih hasil positif di empat laga.

Usai jeda Internasional ini mereka juga akan kembali melanjutkan pertandingannya dengan bermain di La Liga melawan Atletico Madrid dan juga di Liga Champions kontra PSV.  Bahkan kedua pertandingan tersebut harus di mainkan pada laga tandang. Namun mereka pastinya bisa mengatasi lawan-lawannya masing-masing mengingat mereka luar biasa ketik hadapi musuhnya.